Fri. Jun 5th, 2020

Bagi Kingsley Coman, Guardiola Adalah Pelatih Paling Berpengaruh dalam Kariernya

Winger Bayern Munchen Kingsley Coman pernah bermain di bawah asuhan Josep Guardiola. Bagi Coman, Guardiola adalah pelatih yang paling berpengaruh di dalam kariernya.

Coman memulai kariernya dengan klub Prancis, PSG. Dia kemudian hijrah ke Juventus sebelum pindah ke Bayern Munchen dengan status pinjaman pada 2015 lalu.

Di bawah Guardiola, Coman memainkan peran yang cukup penting di Bayern. Dia berhasil memenangkan trofi Bundesliga dan DFB-Pokal pada musim pertamanya.

Dalam sepanjang kariernya, Coma pernah bekerja dengan beberapa pelatih terkemuka. Itu termasuk Didier Deschamps, Massimiliano Allegri, Jupp Heynckes, Carlo Ancelotti dan Laurent Blanc.

Namun, sosok Guardiola meninggalkan kesan yang paling mendalam bagi Coman. Pemain berusia 23 tahun itu mengidentifikasi Guardiola sebagai orang yang memiliki efek paling besar pada permainannya.

“Saya akan mengatakan Guardiola. Dia adalah orang yang membuat saya mulai bermain sedikit lebih teratur meskipun saya cuma memainkan beberapa pertandingan bersama Juventus,” ujar Coman dikutip Eurosport.

“Untuk pemain di posisi saya, pemain sayap yang suka menembak dan memprovokasi, dia adalah pelatih terbaik yang bisa kami punya karena dialah yang paling banyak menuntut kami.

“Dia menciptakan sistem untuk situasi satu lawan satu dan itu adalah sistem di mana saya paling bisa berkembang. Dia tidak meminta saya untuk memiliki statistik. Dia hanya meminta saya untuk mengambil tembakan, membuat sepakan, dan mengarah ke tengah. Dan itulah yang sangat saya hargai,” tambah Coman.

Bundesliga dihentikan akibat pandemi virus corona dan rencananya akan kembali bergulir pada awal Mei. Para pemain Bayern sudah kembali berlatih dalam kelompok-kelompok kecil minggu ini, dan hal itu sangat menyenangkan bagi Coman.

“Kami belum menyentuh bola di lapangan sepak bola selama hampir sebulan dan bahkan jika kami terbagi dalam kelompok-kelompok kecil itu menyenangkan untuk bermain lagi dan melangkah ke lapangan yang memiliki gawang,” kata Coman.

“Kami sedang melakukan pekerjaan teknis, pada jarak yang aman dari satu sama lain. Ini agak seperti akhir musim penutupan ketika Anda melanjutkan pelatihan secara individual.”

Bayern berada di puncak klasemen Bundesliga dan mengalahkan Chelsea 3-0 pada pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions. Coman berharap Bayern bisa menyelesaikan musim dengan bagus.

“Kami bekerja, kami bekerja, dan saya berharap kami bisa menyelesaikan musim jika tidak semua pekerjaan itu akan sia-sia,” tambah Coman.