Mon. Mar 30th, 2020

Premier League Klub Inggris Terancam, Legenda Minta EPL Lakukan Intervensi

Premier League terpaksa ditunda lebih lama karena penyebaran Covid-19 di Britania Raya. Pada pertemuan yang digelar hari Kamis (19/3) waktu setempat, pihak FA, Liga dan klub, diputuskan bahwa kompetisi ditunda hingga 30 April 2020.

Penundaan jelas mempengaruhi pemasukan klub-klub peserta. Dilansir dari Evening Standard, Manchester United  berpeluang kehilangan 22,5 juta pounds [sekitar Rp418 miliar] dari kontrak mereka dengan Adidas.

Dalam kontrak tersebut, MU memiliki kesepakatan senilai 750 juta pounds untuk durasi enam tahun. Angka tersebut bisa dipotong 30 persen jika mereka gagal lolos ke Liga Champions dua musim beruntun. 

Situasi ini membuat Legenda MU, Gary Neville angkat bicara. Menurutnya, masalah finansial tak hanya berimbas pada Setan Merah, tapi seluruh klub di Inggris terancam kondisi keungannya lantaran liga yang dihentikan untuk sementara waktu. 

Karenanya Neville beranggapan, Premier League perlu mangambil langkah tegas dengan melakukan intervensi keuangan.Premier League bisa membuat liga-liga lain di bawah Premier League terselamatkan.“Saya memang sengaja menuding Premier League di sini, dan saya tahu banyak yang berkata bahwa seharusnya FA yang bertindak, lalu ada PFA dan LMA, tapi mari kita perjelas, Premier League adalah kekuatan utama sepak bola Inggris. 

“Saya pikir ada kesempatan beberapa pekan ke depan. Ketika mereka sudah menyelesaikan dampak ekonomi untuk liga mereka sendiri, lalu membantu liga-liga lain di bawah mereka.

“Dengan banyaknya uang di Premier League, ada kesempatan bagi mereka untuk jadi pemimpin dalam pelayanan kesehatan dan masyarakat,” kata Neville.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Bola
Author Rating
51star1star1star1star1star