Mon. Mar 30th, 2020

Mantan Bek Brasil Felipe Melo Ungkap Cara Kotor Redam Messi

Mantan bek timnas Brasil, Felipe Melo mengungkapkan bagaimana dirinya memakai caran kotor untuk meredam permainan seorang Lionel Messi. Hal itu disampaikannya setelah Brasil berhasil menang 3-1 di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 kontra Argentina.

Menghadapi Argentina di Gigante de Arroyito, Rosario, Argentina, 5 September 2009, timnas Brasil harus bekerja sangat keras sepanjang 90 menit pertandingan berlangsung.

Bagaimana tidak, selain Argentina yang tampil begitu dominan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen, meredam Messi juga bisa dibilang bukan perkara yang mudah dilakukan.Brasil berusaha sekuat tenaga untuk menetralisir permainan La Pulga, meski tak bisa sepenuhnya mematikan pergerakan pemain asal Rosario, Argentina itu.

Sepanjang laga, Messi menggempur lini pertahanan Selecao dengan lima tembakan dari total 12 tembakan yang dicatatkan Argentina. Tapi dari lima shots itu, Messi hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran.

Pada akhirnya, Argentina kalah dengan skor 1-3 berkat dua gol Luis Fabiano masing-masing pada menit ke-30 dan 66 dan Luisao di menit 24. Sementara Albiceleste hanya bisa membalas sebiji gol melalui Datolo.

Felipe Melo yang kala itu bertugas mengawal Messi mengaku bahwa dirinya sempat mengusulkan kepada semua rekan setimnya agar menggunakan sebuah cara kotor demi bisa meraih kemenangan atas Argentina.

“Messi adalah pemain yang unik. Saat Brasil melawan Argentina, kami dulu mengatakan bahwa kita harus menendang dia satu kali tiap orang. Kami harus bergantian menendangnya.” ungkap Melo seperti dilansir dari Marca.

“Jika kami tidak melakukan cara itu, maka kami terlalu sulit menjaganya. Kami tidak ingin membuatnya cedera, tapi hanya ingin merusak ritme permainan Messi.” Felipe Melo menambahkan.

Atas dasar pengalamannya itu, Melo pun mengakui bahwa dirinya masih melihat Messi sebagai pemain terhebat saat ini. Ia bahkan merasa Messi masih lebih baik dari Cristiano Ronaldo.

“Messi luar biasa daripada Cristiano Ronaldo. Cristiano bisa mencetak lima gol, tapi Messi bisa mencetak dengan jumlah sama, dan kemudian memberi assist untuk rekan setimnya mencetak gol.” terangnya.

Summary
Review Date
Reviewed Item
bola
Author Rating
51star1star1star1star1star